wow, it's been 4 months since the last time i posted something here.
sedang h-6 kuliah, tingkat 3. wow. wow. just........wow!
padahal udah libur 3 bulan, tapi tetep aja ga kerasa hu ingin di bogor terus bawaannya.
lalu 4 hari kedepan integrasi.
kemudian dimulailah kehidupan semester 5 yang (katanya) ganas.
baiklah segitu ajah curhat di sela-sela ke hectican ini.
dah.
..dan walaupun setelah 4 bulan, hal yang dirasakan masih tetap sama seperti saat post sebelum ini dibuat.Then should we end this now?
Tuesday, August 16, 2016
Sunday, April 10, 2016
Halo.
Ya, halo.
Jumpa lagi disini. Masih di kolom yang sama.
Dan sayangnya, masih dengan kekhawatiran yang sama pula.
Sekali lagi; sampai kepada titik dimana kembali pada masa yang sama.
Namun kali ini, semesta membawa segala hal menjadi lebih rumit dari biasanya.
Terlebih, dengan hadirnya mereka yang kian lama, semakin membuat sadar,
.............bahwa sejatinya, apakah hakikat memiliki, jika diri ini bukanlah milik kita sendiri?
Jumpa lagi disini. Masih di kolom yang sama.
Dan sayangnya, masih dengan kekhawatiran yang sama pula.
Sekali lagi; sampai kepada titik dimana kembali pada masa yang sama.
Namun kali ini, semesta membawa segala hal menjadi lebih rumit dari biasanya.
Terlebih, dengan hadirnya mereka yang kian lama, semakin membuat sadar,
.............bahwa sejatinya, apakah hakikat memiliki, jika diri ini bukanlah milik kita sendiri?
Saturday, January 30, 2016
Kalau.
Kalau.
Baru sedemikian lamanya saja kamu sudah jenuh,
Bagaimana bisa kamu bicara tentang masa yang akan datang.
Kalau.
Baru segelintir perbedaan saja kamu sudah mengeluh,
Bagaimana bisa kamu bicara tentang menerima.
Kalau,
Yang kamu perhatikan hanya fisiknya,
Bagaimana bisa kamu bicara tentang hati yang fisiknya bahkan tidak bisa kamu lihat.
Kalau,
Baru sedikit saja diminta mendengarkan kamu sudah bosan,
Bagaimana bisa kamu bicara tentang pendengar yang baik.
Kalau,
Sekiranya perpisahan mebuat kamu bahagia,
Lantas mengapa kamu bicara tentang pertemuan?
Baru sedemikian lamanya saja kamu sudah jenuh,
Bagaimana bisa kamu bicara tentang masa yang akan datang.
Kalau.
Baru segelintir perbedaan saja kamu sudah mengeluh,
Bagaimana bisa kamu bicara tentang menerima.
Kalau,
Yang kamu perhatikan hanya fisiknya,
Bagaimana bisa kamu bicara tentang hati yang fisiknya bahkan tidak bisa kamu lihat.
Kalau,
Baru sedikit saja diminta mendengarkan kamu sudah bosan,
Bagaimana bisa kamu bicara tentang pendengar yang baik.
Kalau,
Sekiranya perpisahan mebuat kamu bahagia,
Lantas mengapa kamu bicara tentang pertemuan?
Sunday, January 24, 2016
Teruntuk.
Masih teruntuk,
Yang namanya selalu ada di deretan atas percakapan.
Kamu tahu, apa artinya memilih?
Untukku,
Memilih itu menciptakan pilihan,
Lalu membuat keputusan atas pilihan pilihan yang ada.
Dinginnya Bandung,
Damainya Bogor,
Menjadi saksi bagaimana aku memilih ini semua.
Bagaimana dengan kamu?
Apakah kamu memilih ini semua?
Atau mungkin, hanya kebetulan saja kamu berada pada situasi yang ada saat ini.
Mungkin cuma kamu yang tahu.
Apapun itu,
Semoga entah aku ataupun kamu,
Selalu menerima.
Atas apa apa yang menjadi takdir kita saat ini.
Yang namanya selalu ada di deretan atas percakapan.
Kamu tahu, apa artinya memilih?
Untukku,
Memilih itu menciptakan pilihan,
Lalu membuat keputusan atas pilihan pilihan yang ada.
Dinginnya Bandung,
Damainya Bogor,
Menjadi saksi bagaimana aku memilih ini semua.
Bagaimana dengan kamu?
Apakah kamu memilih ini semua?
Atau mungkin, hanya kebetulan saja kamu berada pada situasi yang ada saat ini.
Mungkin cuma kamu yang tahu.
Apapun itu,
Semoga entah aku ataupun kamu,
Selalu menerima.
Atas apa apa yang menjadi takdir kita saat ini.
Friday, December 25, 2015
Subscribe to:
Posts (Atom)